Pages

Subscribe:

Labels

Showing posts with label tips komputer. Show all posts
Showing posts with label tips komputer. Show all posts

Wednesday, 28 August 2013

Port dan Soket Pada Komputer

Untuk berhubungan antara komponen komputer satu sama lainnya baik internal maupun external, di dalam CPU terdapat port dan Soket yang semuanya ada pada motherboard. Disini kita akan membahas apa kegunaan masing-masing port tersebut.
Untuk mengulas rincian yang lebih ditail, lihat  gambar dari internal komputer dibawah ini.

Pengenalan hard disk .

Hardisk adalah salah satu komponen terpenting di komputer, untuk itu anda harus dapat mengenal tipe hardisk yang sesuai dengan kondisi komputer ana.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhS0HttC-eWk48LtvBGbYDiBnwbGnPB7iKOjIAMk3ZesEAe0G21nfTW-yUiyPFQ_518LpP_149W6P2WpmJg1S9JypgV0EGCJNPXICziYcQGqZXYT8ViMHBouRvwqGB6Xo-D59l326_peo73/s200/Hard_disk_Western_Digital_WD1000_1_(dark1).jpg

Antamedia Bandwidth Manager .

Anda pengusaha Warnet, dan anda ingin mendistribusikan bandwith anda secara merata di setiap komputer client agar tidak terjadi dropt bandwith saat salah satu dari pengunjung melakukan download file besar? Untuk hal tersebut anda harus mengatur bandwith anda.

Monday, 25 June 2012

Cara Instal Ulang Komputer Yang Baik Dan Benar

Definisi instal ulang belum ada bakunya, tetapi yang dipahami oleh khalayak secara umum adalah proses instal kembali sistem operasi komputer beserta program-program di dalamnya. Ha ini bisa disebabkan karena operating sistem rusak atau hancur karena virus komputer sehingga OS perlu diremajakan kembali.  Namun, ketidaktahuan kita tentang cara instal ulang komputer yang baik dan benar akan membahayakan sekali, bisa-bisa setelah instal ulang kita melongo karena data-data habis terformat saat proses instal ulang, atau malah komputer Anda membisu tanpa suara karena sound card tidak dikenali dan Anda tidak memiliki drivernya.
1. Pastikan CD Installer Windows Anda Original
 Banyaknya sweaping aparat di tempat-tempat publik adalah langkah untuk menekan pembajakan software. Jika Anda ketahuan memakai sistem operasi dan software bajakan tentu akan terkena dampak razia ini. Agar lebih aman pakailah CD original atau pakailah OS Open Source seperti Linux.
2. Sebelum Instal Ulang catat serial number CD Installer OS Anda
Serial number adalah hal yang penting, apa jadinya jika Anda telah melakukan proses instal ulang ternyata di tengah-tengah proses harus terhenti karena serial numbernya lupa atau tidak ada. Ibarat nasi setengah matang, di makan tidak enak di buang pun mubazir. Jadi pastikan serial number CD Installer Anda telah Anda catat.
3. Backup terlebih dahulu data-data penting dari drive C:
Data-data yang tersimpan di folder My Documents secara default berada di drive C, jika Anda tidak melakukan backup terhadap file-file dalam folder ini bersiaplah kehilangan data-data penting yang tersimpan didalamnya.
4. Siapkanlah Driver yang sesuai dengan spesifikasi komputer Anda
Driver hardware yang tidak plug and play dengan driver bawaan OS tentu akan menjadi masalah setelah proses instalasi OS selesai. Jika OS tidak bisa mengenali perangkat suara pada sound card atau chipset sound, misalnya, dapat dipastikan komputer Anda akan membisu saat digunakan memutar musik atau film. Jadi siapkanlah driver sesuai dengan spesifikasi komputer Anda
5. Siapkanlah master program dan software yang dibutuhkan komputer
Program-program yang ada di komputer saat dilakukan instal ulang akan hilang tanpa jejak. Oleh karena itu siapkanlah CD-CD program yang akan Anda gunakan untuk instalasi setelah OS terinstal ulang di komputer seperti CD Microsoft Office, Multimedia, Utility, Design dan sebagainya.
6. Ikuti langkah-langkah instalasi yang benar
Ikutilah langkah instalasi operating sistem yang benar.
Proses Instalasi CD OS Windows XP :
1.Masukan CD installer Windows Xp kedalam Cd room anda.
2.Restart computer.
3.pilih booting awal ke Cd room
Untuk mengganti booting awal ke cd room anda bisa masuk ke bios dengan cara restart computer lalu

Cara Update bios

BIOS atau Basic Input/Output System merupakan software pertama saat Komputer atau Laptop Anda dinyalakan. BIOS inilah yang pertama kali akan mendata setiap hardware yang ada di Laptop kamu, sehingga Sistem Operasi (Windows misalnya) bisa mempergunakan hardware tersebut. Karena posisinya yang sangat vital, proses Update BIOS akan membantu untuk meningkatkan kinerja laptop atau komputer Anda.
Dulu waktu saya punya PC pentium 4 jarang saya mengupdate yang namanya BIOS. Saya kira gak penting sih, Ternyata penting dan perlu fungsinya silahkan baca artikel fungsi dari bios.
Langsung saja kita bahas berikut ini adalah Langkah-langkah Sederhana untuk Proses Update BIOS Laptop/ Komputer:


1.  Cek versi BIOS Laptop Anda Saat ini
Langkah pertama yang mesti dilakukan sebelum proses update BIOS adalah cek versi BIOS Laptop Anda saat ini. Anda bisa memasukan perintah “msinfo32” tanpa tanda kutip pada search bar di Windows 7/Vista atau pada menu RUN di Windows XP.


2.  Cek versi BIOS terbaru di vendor Motherboard
Vendor Motherboard biasanya selalu menyediakan update untuk BIOS-nya langkah selanjutnya adalah cek versi terbaru BIOS di vendor motherbnard yang Anda pakai.


3.  Jangan lupa untuk Membaca File Read Me
Setiap vendor mempunyai cara dan teknik berbeda dalam proses update BIOS, karena itu baca secara teliti file Read Me yang disediakan oleh vendor motherboard tersebut.


4.  Proses Update BIOS
Saat ini proses Update BIOS dilakukan dengan cara yang lebih mudah, Anda tinggal download Update BIOS terbaru dalam bentuk file .exe, close/ tutup semua program yang sedang berjalan kemudian double klik file .exe tersebut, reboot dan tunggulah sampai proses update berjalan. Jika proses update TERHENTI di tengah alias tidak selesai, maka bisa dipastikan komputer/Laptop Anda tidak akan bisa booting, karena itu pastik`n power di Laptop dalam posisi full atau bahkan gunakanl`h Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk mencegah jika tiba-tiba mati lampu.


Proses Update BIOS merupakan sebuah Langkah yang sangat beresiko, karena itu lakukan proses update ini dengan hati-hati. Jangan sekali-kali melakukan proses update BIOS jika Anda sendiri tidak yakin dan tidak siap dengan resiko yang mungkin terjadi jika terjadi kegagalan dalam proses update ini.
Jika ada yang kurang silahkan tambahkan di kolom komentar..dan semoga berhasil sukses sealu
salam blogger..

Read more: http://tanyajawabsemua.blogspot.com/2012/06/cara-update-bios.html#ixzz1yoK9VNUv

Wednesday, 2 November 2011

Enable task manager

Task manager banyak sekali fungsinya, antara lain adalah untuk mengetahui program apa saja yang sedang berjalan atau sedang aktif, mematikan program secara paksa, bisa juga untuk memonitorcomputer, mematikan proses suatu services, melakukan perintah restart, shutdown, logoff, membuka suatu program atau aplikasi kala terjadi desktop blank atau windows explorer error, dan masih banyak lagi.

Namun ada kalanya saat kita membutuhkan task manager, task manager ini tidak bisa dibuka dengan ditandai pesan task manager has been disabled by your administrator. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan, yaitu task manager dikunci oleh administrator sehingga tidak bisa dibuka oleh user lain. Penyebab lain adalah dikarenakan virus trojan yang menyerang komputer dan menonaktifkan task manager.

Cara mengatasi task manager yang tidak bisa dibuka dapat dicoba dengan trik berikut ini :


Mengaktifkan task manager menggunakan group policy editor
  1. Tekan kombinasi tombol windows + R untuk membuka menu Run kemudian ketik gpedit.msc dan tekan enter.
  2. Pada User Configuration, klik administrative templates
  3. Pilih System kemudian Ctrl+Alt+Del Options
  4. Pada panel sebelah kanan klik ganda pada Remove Task manager
  5. Atur menjadi disabled

Mengaktifkan task manager menggunakan Registry editor
  1. Tekan kombinasi tombol windows + R untuk membuka menu Run kemudian ketik regedit dan tekan enter
  2. Pada jendela registry editor yang muncul, masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
  3. Pada panel sebelah kanan hapus key DisableTaskMgr atau ubah value datanya menjadi 0
Mengaktifkan task manager menggunakan tools Takmanagerfix
Jika kedua cara diatas masih belum berhasil, patut dicoba dengan menggunakan tools atau software gratis untuk mengaktifkan taskmanager. Jalankan toolsnya kemudian klik fix task manager, dan biarkan tools tersebut bekerja. Untuk itu silahkan download tools memperbaiki task manager di sini

Tips Menyembunyikan Local Drive dengan gpedit.msc

munkin trik ini akan berguna buat para operator warnet...yaps menyembunyikan local drive..
  • Langkah pertama, buka gpedit.msc yaitu masuk ke Start > Run > kemudian ketik gpedit.msc kemudian enter atau OK, tunggu beberapa saat sehingga muncul gambar di bawah ini.


  • Kemudian klik User Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Explorer dan akan muncul seperti gambar di bawah ini.

  • Pada sisi sebelah kanan, klik double pada Hide these specified drives in my computer dan akan muncul seperti gambar di bawah ini.


  • Pada dialox box (seperti di atas), Klik/pilih Enabled kemudian pilih salah satu option dibawah menu Pick one of the following combinations. Option yang ditawarkan adalah sebagai berikut.
    1. Restrict A and B drives only ==> membatasi/menyembunyikan drive A dan B saja
    2. Restrict C drive only ==> membatasi/menyembunyikan drive C saja
    3. Restrict D drive only ==> membatasi/menyembunyikan drive D saja
    4. Restric A,B,C drives only ==> membatasi/menyembunyikan drive A,B,C saja
    5. Restrict A,B,C.D drives only ==> membatasi/menyembunyikan drive A,B,C,D saja
    6. Restrict all drives ==> membatasi/menyembunyikan semua drive
    7. Do Not restrict all drives ==> Tidak Membatasi/menyembunyikan semua drive.


    Pilih salah satu option yang Anda inginkan pada menu dropdown tersebut. Setelah itu klik OK kemudian tutup Group Policy Editor. Sekarang coba Anda Klik drive yang telah kita sembunyikan tersebut.

    Sayangnya kita hanya bisa memilih drive hingga letter D saja. Sehingga apabila Anda ingin menyembunyikan untuk drive E dan seterusnya maka Anda terpaksa harus memilih Restrict all drives. Atau bisa juga pindahkan data penting Anda ke drive C atau D.




 
back to top