Pages

Subscribe:
Showing posts with label PHP. Show all posts
Showing posts with label PHP. Show all posts

Tuesday, 17 April 2012

Tutorial PHP 12 – Membuat Fungsi PHP

Gimana? Dah mulai BeTe ? Sebaiknya jangan karena sudah tiba saatnya kita mempelajari bagian akhir dari tutorial PHP ini. Dalam bagian akhir ini kita akan mempelajari mengenai fungsi PHP. Fungsi PHP kita perlukan untuk mempermudah kita dalam mengulangi pekerjaan yang sama tanpa harus menuliskan kode yang panjang.
Lalu apa bedanya dengan loops yang sudah pernah kita pelajari? Bukankah loop juga dapat melakukan pekerjaan yang sama?
Tentu saja berbeda, dalam loop kita hanya dapat mengulangi perkerjaan yang sama pada bagian kode yang sama, sedangkan dengan fungsi, kita dapat mengulangi pekerjaan yang sama tersebut di bagian manapun dari kode kita.
Tertarik? Silahkan baca lebih lanjut. Setelah ini kita akan sampai pada bagian penutup dari tutorial kita.

Jika anda sudah cukup sering menggunakan HTML, anda pasti tahu bahwa HTML merupakan bahasa yang memiliki banyak keterbatasan yang rasanya kok dibuat pada jaman batu, sebelum kita semua mengetahui kemampuan Internet yang sesungguhnya.
PHP, di sisi lain sangat fleksibel. PHP tidak hanya memiliki banyak fungsi built-in yang membantu kita dalam mengerjakan banyak hal mulai dari mengurutkan secara alfabet sampai mengirimkan e-mail, menghubungkan database dan lain sebagainya.
Di luar fungsi-fungsi built in tersebut, kita masih dapat membuat fungsi kita sendiri sesuai kebutuhan situs kita. Fungsi buatan kita akan dieksekusi oleh PHP sama seperti dia mengeksekusi fungsi built in PHP, hanya saja fungsi tersebut milik anda sendiri. Berikut ini kita akan melihat bersama bagaimana cara membuat fungsi kita sendiri dan merasakan kegunaannya.
Fungsi yang anda buat dapat dibayangkan seperti mesin kecil yang melakukan sesuatu untuk anda. Setelah anda buat, anda dapat memanggil fungsi itu sesuai kebutuhan.
Anda akan melihat kembali struktur kode pertama kita yang hanya berisi perintah “print” sebagai berikut:

1.         
2.
3.
<?php 
print ("apapun yang ingin anda tampilkan di layar");
?>
 
Fungsi yang anda buat dibangun berdasarkan bentuk yang yang sama, hanya dibuat lebih keren dengan struktur seperti ini:
  1. <?php
  2. function fungsi pertama ku( )
  3. {
  4. print " INI FUNGSI PERTAMA KU!";
  5. }
  6. fungsi pertama ku ( );
  7. ?>
Penjelasan baris-baris script fungsi PHP di atas adalah sebagai berikut:
baris 1: mulai PHP;
baris 2: membuat fungsi FungsiPertamaku;
baris 3: mulai definisi fungsi FungsiPertamaku;
baris 4: definisi FungsiPertamaku adalah menampilkan kalimat “Ini Fungsi Pertamaku!” di antara tag-tag dan ;
baris 5: akhir definisi FungsiPertamaku;
baris 6: memanggil fungsi FungsiPertamaku (artinya “lakukan hal-hal yang kita definisikan dalam fungsi”);
baris 7: tutup PHP;
Di manapun dalam halaman web anda tersebut anda tuliskan “FungsiPertamaku();”  di antara tag , dia akan menampilkan kalimat pendek yang sudah anda definisikan sebelumnya.
Gimana, sudah keliatan kan kegunaannya untuk melakukan pekerjaan berulangkali dengan menghemat tenaga kita dalam menuliskan kode?

OK, sampai di sini dulu yach. Jika tidak keberatan mohon disempatkan kirim komentar atau isi pool di kanan atas. Dalam tutorial berikutnya kita akan mencoba membuat fungsi yang memerlukan argumen


Jadi, anda memulai sebuah fungsi dengan kata function NamaPilihanAnda (), dengan NamaPilihanAnda() dapat bernama apa saja (tanpa spasi).

kepanjangan dari PHP

Apa sih kepanjangan dari PHP? Ternyata ada banyak lho, kita lihat yuk.
Menurut wikipedia, pada awalnya, PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page. Namun demikian, seiring dengan perkembangan bahasa pemrograman PHP, kepanjangan dari PHP berubah menjadi sebuah singkatan recursive yaitu PHP: Hypertext Preprocessor. Apa tuh maksudnya recursive?
Recursive artinya bahwa dalam ada singkatan lagi dalam kepanjangannya. Kalau kamu perhatikan dalam kepanjangan PHP ada kata PHP lagi kan? Mah itu maksudnya recirsive. Kalangan open source saya lihat sering menggunakan metode singkatan seperti ini, misalnya pada GNU, GNU is not Unix. hehehe.
Nah, apa masih ada lagi kepenjangan dari PHP yang lain, tapi tidak berkaitan dengan pemrograman web. Apa itu?
PHP adalah Parents Helping Parents. Dalam websitenya php.com (bedakan ya sama websitenya PHP yaitu php.net) dijelaskan bahwa tujuan PHP seperti ini.
“Parents Helping Parents (PHP) strives to improve the quality of life for any child with special need of any age, through educating, supporting and training their primary caregivers.”
Apa masih ada lagi? Ternyata masih.

Kalau kamu sering main ke Bandung, maka kamu mungkin pernah melihat mall Giant di Jalan terusan Pasteur kan?
Nah, di sana ternyata ada juga singkatan PHP. Di mall tersebut PHP punya arti lain yaitu Pasteur Hyper Point.
Ternyata banyak juga ya kepanjangan dari PHP.
Apa masih ada yang mau menambahkan kepanjangan dari PHP yang lain?
 
back to top